,

Kalsel Dapat Kucuran KUR Peternakan Rakyat Sebesar 1,88 Miliar Rupiah

by -83 views
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor Menyerahkan KUR Peternakan Rakyat / foto: humas kalsel

“Oleh karena itu, saya pun ingin mengimbau kepada bank atau penyalur KUR untuk turut mendukung KUR khusus peternakan rakyat. Salah satunya dengan membimbing para peternak kecil dalam memenuhi persyaratan dokumen saat akan mengajukan KUR, mengingat masih minimnya pengetahuan mereka terhadap KUR,” imbuh Sesmenko Susiwijono.

Penyaluran KUR ini merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat pemerataan ekonomi. Mengingat penurunan tingkat kemiskinan di pedesaan masih belum signifikan. Pada Maret 2019, tingkat kemiskinan pedesaan secara nasional mencapai 12,85% atau lebih tinggi daripada tingkat kemiskinan perkotaan yang sebesar 6,69%, dan juga lebih tinggi dibandingkan tingkat kemiskinan nasional yaitu 9,41%.

Pemerintah telah mengeluarkan KPE yang mencakup lahan, kesempatan, dan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Dalam pilar kesempatan, salah satunya adalah pemberian kesempatan kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mendapatkan akses pembiayaan, yang khusus diberikan kepada petani, peternak, nelayan dan pembudidaya ikan.

Akses pembiayaan tersebut diberikan dalam bentuk kredit usaha rakyat (KUR). Pemerintah telah menginisiasi pengembangan beberapa jenis KUR melalui skema KUR khusus sektor Peternakan Rakyat, Perkebunan Rakyat, Perikanan Rakyat, dan Garam Rakyat. Skema KUR khusus tersebut adalah KUR yang diberikan kepada UMKM yang dikelola secara bersama dalam bentuk kelompok dengan off-taker perusahaan besar.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang hadir dalam kegiatan ini mengatakan Pemprov Kalsel sangat mendukung acara ini yang merupakan bentuk perpanjangan “tangan” dari Pemerintah Pusat untuk memajukan perekonomian daerah.

“Saya berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Menko Darmin Nasution yang telah mendorong institusi keuangan untuk menyalurkan KUR di daerah ini. Semoga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalsel pada umumnya, dan peternak pada khususnya,” katanya.

Acara yang merupakan rangkaian acara dari Gerakan Indonesia Mandiri: Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental 2019 di Kalsel juga dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Hilman, Ketua DRPD Kabupaten Banjar Rusli, Kepala Ponpes Ushuluddin M. Juchran, pimpinan BUMN/BUMD keuangan penyalur KUR, serta SKPD Provinsi Kalsel dan Kabupaten Banjar.(rr/bingkaibanua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *