,

BRT Banjarbakula Bertambah Jadi 10 Unit

by -165 views
Peresmian Angkutan Pemaduan Moda oleh Sekretaris Daerah Prov Kalsel, Drs H Abdul Haris,MSi yang mewakili Gubernur Kalsel, bersama Anggota DPR RI, Rifqynizhami Karsayuda, Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi. foto: Biro Adpim Kalsel

Banjarmasin – Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula di tahun 2020 dipastikan bertambah.

Kepastian ini setelah diresmikannya Angkutan Pemaduan Moda oleh Sekretaris Daerah Prov Kalsel, Drs H Abdul Haris,MSi yang mewakili Gubernur Kalsel, bersama Anggota DPR RI, Rifqinizhami Karsayuda, Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, dan Kadishub Kalsel, Rusdiansyah, Senin (17/2/2020) di Hotel Rattan Inn.

Diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Prov Kalsel, Rusdiansyah mengatakan bahwa di tahun 2020, Kalsel mendapat bantuan dari Kementerian Perhubungan berupa 5 bus untuk BRT Banjarbakula dan 6 buah bus sekolah.

“BRT Banjarbakula mendapat tambahan 5 buah bus dari Kemenhub, sehingga kita sekarang memiliki 10 buah BRT. Selanjutnya, Pemprov juga sudah menganggarlan untuk tambahan 4 buah bus BRT Banjarbakula. Kemenhub juga memberikan bantuan sebanyak 6 buah bus selolah,” terangnya.

Baca Juga: Jadwal dan Rute BRT Banjar Bakula

Dirjen Perhubungan Darat, Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si, mengatakan bahwa melihat antusias warga dalam menggunakan BRT, jumlah armada termasuk armada tambahan, belum cukup.

“Saya rasa ardama yang saat ini berjumlah 10 buah, masih kurang. Nanti kita akan lihat dan akan kita bantu untuk tambahan armada BRT Banjarbakula,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini juga dilaunching rute baru BRT Banjarbakula, yaitu tujuan Banjarmasin (KM 0) menuju Bandara Syamsudin Noor dan rute Martapura menuju Bandara Syamsudin Noor.

Gubernur Kalsel dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekdaprov mengatakan dalam konteks pembangunan, sektor transportasi menjadi urat nadi pemerataan pembangunan daerah.

“Untuk itu, Pemprov Kalsel terus berupaya melaksanakan berbagai program pembangunan sarana prasarana transportasi, untuk meningkatkan pelayanan transportasi yang baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Ditambahkan Sekdaprov Kalsel, dalam rangka mendukung rancangan rencana kerja pemerintah tahun 2021, yang menekankan pada program meningkatkan investasi dan daya saing industri pariwisata, diperlukan perencanaan di bidang perhubungan, yang menunjang konektivitas jalan dan konektivitas udara. Terlebih status bandara Syamsudin Noor, yang telah menjadi bandara internasional, diharapkan mampu mampu mendorong pembangunan bidang transportasi dan mendorong datangnya para wisatawan menuju kalimantan selatan.

“Salah satu upaya yang akan terus dikerjakan, antara lain mengembangkan peran angkutan massal BRT Banjarbakula, sehingga menghubungkan bandara, pelabuhan dan terminal dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.(rr/bingkaibanua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *