, , , , ,

Arahan Presiden Jokowi Terkait Tatanan Kehidupan Baru (New Normal)

by -161 views
Presiden RI, Joko Widodo / foto: istimewa

bingkaibanua.com Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan arahan terkait pelaksanaan protokol tatanan normal baru yang produktif dan aman dari Covid-19 di setiap daerah.

Arahan Presiden Jokowi terkait tatanan kehidupan baru atau new normal ini, disampaikan saat mengnjungi Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Rabu (10/06/2020) siang.

Diktakan Presiden Jokowi, pemerintah daerah dalam percepatan penanganan Covid-19 dan persiapan menerapkan protokol tatanan kehidupan baru ini, kehiudpuan harus berjalan, masyarakat yang produktif, tetapi juga harus aman dari Covid-19.

“Jadi, Adaptasi itu bukan berarti kita menyerah apalagi kalah, ndak. Tapi kita harus memulai kebiasaan-kebiasaan baru sesuai protokol kesehatan sehinga masyarakat produktif tapi aman dari Covid,” jelas Jokowi.

Dijelaskan Presiden Jokowi, untuk daerah yang dibenarkan melakukan pembukaan, harus melalui tahapan yang ketat dan berhati-hati. Jangan sampai ada kesalahan dalam memutuskannya sehingga tidak terjadi kenaikan kasus secara mendadak.

Dari itu, dibutuhkan kebijakan pra kondisi yang ketat dan disertai dengan sosialisasi yang intens ke masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan.

Tak itu saja, pemerintah daerah juga harus memperhatikan dengan serius tingkat kepatuhan masyarakat, lalu angka reproduksi (potensi penularan) penyakit Covid-19 atau R0 dan Rt atau R Effective yakni angka reproduksi yang terjadi setelah adanya intervensi yang dilakukan pemerintah.

Dalam penerapan kenormalan baru ini, tidak semua sektor dibuka namun berdasarkan tahapan yang ada. Pembukaan sektor tersebut pun dilakukan dengan skala 50 persen, atau separoh dari kondisi normal.

Sektor prioritas yang akan dibuka, diantaranya sektor perikanan, pertanian, perkebunan, transportasi barang, perminyakan dan lainnya.

Dalam pelaksanaan kenormalan baru nantinya, harus dilakukan evaluasi secara rutin terhadap penerpan protokol tatanan kenormalan baru produktif dan aman di setiap daerah.

Presiden Jokowi menegaskan, apabila hingga saat ini kasus di sebuah daerah dinilai menurun, tetap tidak boleh lengah dan harus terus melakukan evaluasi karena fakta di lapangan, kondisi masyarakat masih dinamis. Sebab, keberhasilan pengendalian Covid-19, sangat bergantung kepada kedisiplinan dan penerapan protokol kesehatan.

“Dari itu, apabila dalam perkembangannya, utamanya di daerah yang sudah menerapkan protokol tatanan normal baru produktif dan aman ditemukan kenaikan jumlah kasus maka akan langsung dilakukan penutupan kembali,” tegas Jokowi.

Presiden Jokowi berharap, seluruh warga Indonesia, untuk optimis dalam menghadapi tantangan ini dan mengendalikannya dengan baik. “Kita optimis bahwa pandemi ini dapat diselesaikan dalam waktu sesingkatnya,” harapnya.(ws)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *