, , , , ,

Sempat Menumpuk 5.000 Lebih Sampel Swab di Kalsel, Apa yang Terjadi?

by -398 views

Upaya penguraian antrean sampel ini terus diupayakan Pemprov Kalsel melalui Gugus Tugas, seperti bekerjasama dengan RS Pertamina di Tabalong dan Klinik Tirta di Tanah Bumbu yang menelan biaya dari Rp1.050.000 hingga Rp1.200.000 per sampelnya.

Upaya inipun belum maksimal dalam mengurai penumpukan sampel spesimen, baik dari peserta karantina maupun tracking kontak erat.

Lebih lanjut Roy menjelaskan, berdasarkan arahan Gubernur Kalsel, akhirnya dicarikan jalan keluar yaitu dengan cara mengurai. Sampel di BBTKLPP dengan kapasitas 500 per hari sudah diunboxing 4.000 sampel dan perlu waktu 8 hari mengurai. Sementara 1.100 sampel lainnya dikirim ke Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat.

“Alhamdulillah kini sudah mulai terurai, dan sudah tidak terjadi lagi penumpukan. Sampel tersisa sebanyak 1.746 sampel yang kembali dikirim ke Padang pada Sabtu lalu,” jelasnya.

“Setelah beberapa hari, 4.000 sampel di BBTKLPP selesai dan sampel di Padang selesai maka tidak ada lagi antrean,” tambahnya.

Dampak Penguraian Sampel Swab Spesimen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *