, ,

Peresmian Jembatan Bromo Banjarmasin, Bertepatan Ultah Walikota Ibnu Sina

by -284 views

bingkaibanua.com BANJARMASIN – Peresmian Jembatan Antasan Bromo pada Senin, 4 Januari 2021, terasa istimewa, karena bertepatan dengan ulang tahun Walikota Banjarmasin Ibnu Sina ke-46.

Sempat tertunda, peresmian Jembatan Bromo akhirnya diselenggarakan tepat di hari ulang tahun sang Walikota Ibnu Sina ke-46, tanggal 4 Januari 2021.

Peresmian ini digelar sederhana, mengingat saat ini masih berada di masa pandemi Covid-19. Peresmian Jembatan Bromo yang menghubungkan daratan Kuin Kacil dan Kelurahan Matuil itu, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina.

“Alhamdulillah hari ini saya bersyukur kita bisa meresmikan pemanfaatan pengolahan Jembatan Antasan Bromo, Kelurahan Mantuil, ini cita-cita masyarakat 20 tahun yang lalu dan alhamdulillah hari ini bisa kita wujudkan, infrastruktur ini dibiayai dari APBD Kota Banjarmasin,” ujar H Ibnu Sina.

Ibnu Sina berharap, jembatan Antasan Bromo bisa dimanfaatkan dan dipelihara oleh seluruh warga, terutama masyarakat yang bermukim di kawasan Kelurahan Mantuil.

Peresmian Jembatan Antasan Bromo Oleh Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina

Selain itu, Ia berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Dalam masa pandemi ini protokol Kesehatan saya harapkan tetap dilaksanakan, pakai masker, jaga jarak, dan juga selalu mencuci tangan dan menghindari kerumunan,” ucapnya.

Dalam upaya mencegah kerumunan yang bisa mengakibatkan penularan Covid-19, untuk sementara jembatan tersebut masih ditutup untuk umum.

“Setelah peresmian ini, untuk warga kita izinkan, tetapi untuk pengunjung masih ditutup, karena situasi masih dalam pandemi ini kita tidak ingin ini menjadi klaster penularan covid-19,” katanya.

Untuk diketahui, Kampung Kuin Kacil yang terletak kawasan Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan merupakan kawasan terujung dan terpencil yang ada di Kota Banjarmasin.

Selama puluhan tahun, masyarakat kawasan tersebut hanya mengandalkan perahu (jukung) sebagai alat transportasi untuk berbagai keperluan. Ketiadaan akses jalan darat, menjadikan kawasan tersebut terisolasi dan hampir tidak terjamah pembangunan.

Jembatan Antasan Bromo Mantuil Banjarmasin

Di tahun 2016, Pemerintah Kota Banjarmasin pun bertekad membebaskan masyarakat kawasan tersebut dari keterisolasian.

Jembatan Antasan Bromo merupakan jembatan bertipe gantung dengan lebar 2,15 meter, panjang bentang 100 meter. Tinggi tower pendekat sisi kanan dan kiri jembatan mencapai 15 meter, dengan dilengkapi dengan ruang terbuka hijau (RTH).

Sumber: rilis dokpim-bjm
Foto: ig (@nchoy_ffff)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *