,

Larangan Mudik, Ada Check Point Disetiap Kabupaten/Kota di Kalsel

by -18 views

bingkaibanua.com Banjarmasin – Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA mengajak warga banua untuk tidak mudik Idul Fitri 1422 H atau tahun ini.

Peniadaan mudik ini perlu dilakukan demi melindungi masyarakat dari potensi meningkatnya penularan Covid-19 di banua.

Hal itu disampaikan Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal Za usai pelantikan Sekda Prov Kalsel di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Senin (3/5/2021).

“Saya ajak semua pihak untuk mensupport kebijakan Bapak Presiden peniadaan mudik tahun ini, ini adalah kebijakan nasional, tidak hanya Kalsel, kita tidak kepingin, kita tidak ingin pandemi seperti india saat ini terjadi di Kalsel, ini untuk keselamatan bersama,” katanya.

Safrizal menegaskan, tidak hanya antar provinsi, mudik lokal antar kabupaten kota juga dilarang. Disetiap daerah kabupaten/kota ada check point.

“Jadi tidak hanya di perbatasan antar provinsi, disetiap daerah juga ada check point,” ujarnya.

“Mudik kabupaten/kota juga ada prosedurnya, Kabupaten/kota ada penyekatan, bagi yang tidak membawa surat sehat dan dokumen pendukung lainya, maka akan diminta putar balik,” tegasnya.

Safrizal mengaku, dirinya telah bertemu dengan tokoh agama untuk meminta tolong menyerukan peniadaan mudik lebaran tahun ini.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Muhammad Tito Karnavian memimpin Rapat Koordinasi Penegakkan Displin Prokes dan Penanganan Covid-19 yang diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia.

Mendagri menyebut bahwa masyarakat Indonesia harus belajar dari kasus yang terjadi di India. Ia menuturkan bahwa masyarakat India lengah karena euforia atas melandainya kasus penularan Covid-19 dengan melakukan aktivitas yang mengabaikan protokol kesehatan.(rr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.