,

Inhil dan Kalsel Miliki Ikatan Batin

by -94 views
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor Bersilaturrahmi Dengan Warga Banjar di Tembilahan, Indragiri Hilir

Indragiri Hilir – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor bersama Isteri Hj Raudatul Jannah Sahbirin,MKes beserta rombongan bersilaturrahmi dengan masyarakat Suku Banjar yang ada di Kab Indragiri Hilir (Inhil).

Diungkapkan Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, Tembilahan, Kab Inhil memiliki ikatan batin dengan Kalsel.

Ikatan ini terjalin berkat peran para alim ulama yang mengajarkan akhlakul karimah dan juga menjaga jalinan silaturrahmi.

“Ikatan batin ini terjalin dari para alim ulama. Kita memiliki ulama-ulama yang tersebar di berbagai penjuru Nusantara. Termasuk Syekh Abdurrahman Siddiq atau yang kita kenal dengan sebutan Tuan Guru Sapat yang merupakan cucu dari Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari,” urainya.

Indragiri Hilir (Inhil) merupakan Kabupaten paling selatan di wilayah Provinsi Riau. Meskipun Bumi Melayu, kabupaten ini memiliki penduduk dengan suku yang majemuk.

Dikarenakan sebagian besar masyarakat yang bersuku Banjar, maka dalam keseharian di Kabupaten Inhil khususnya Ibukota Tembilahan, banyak warga yang berbicara menggunakan bahasa Banjar.

Tidak hanya itu, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) memiliki ulama Banjar yang sangat tersohor dan harum namanya. Bahkan makam ulama tersebut sering menjadi salah satu destinasi religi para penziarah.

Hal tersebut membuat Inhil sangat erat kekeluargaannya dengan Provinsi Kalimantan Selatan. Banyak paguyuban Banjar yang dibentuk di Inhil.

Turit hadir dalam kegiatan ini, Danrem 101/Anatasari beserta Istri, dan sejumlah Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemprov Kalimantan Selatan.

Paman Birin beserta rombongan dan para Tamu Kehormatan berkumpul di Lapangan Upacara Gajah Mada Tembilahan untuk melaksanakan Halal bi Halal masyarakat Banjar se-Inhil.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Inhil ini, dimeriahkan dengan persembahan tarian Banjar “Irik Lalan” dari Sanggar Citra Sebati Tembilahan.

Dalam sekapur sirihnya, Bupati Inhil mengatakan bahwa Inhil merupakan Kabupaten terluas di Provinsi Riau saat ini.

“Kabupaten Indragiri Hilir memiliki potensi yang besar, salah satunya di bidang perkebunan, yang khususnya perkebunan kelapa,” tutur Pemimpin Negeri Hampura Kelapa Dunia ini.

Bupati menjelaskan sekilas mengenai geografis Inhil, dirinya juga menyampaikan bahwa Inhil adalah miniatur Indonesia karena memiliki beragam suku tetapi tetap hidup rukun.

“48 persen penduduk Inhil orang Banjar, artinya kemajuan dan kesuksesan pembangunan di Inhil tidak lepas dari kontribusi masyarakat Banjar yang ada,” bebernya.

Sementara itu Wakil Gubernur Riau menyebut bahwa momentum ini berfungsi untuk meningkatkan hubungan antar provinsi. Diungkapkannya keberadaan orang Banjar di Provinsi Riau sudah melahirkan 4 generasi.

“Masyarakat Banjar dari generasi ke-3 dan ke-4 banyak yang menjadi masyarakat asli Riau karena sudah lahir dan besar di sini,” ujar Wakil Gubernur Riau.(*/rr/bingkaibanua).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *