,

Apel Siaga Karhutla, Paman Birin: Sekarang Kita yang Akan Kepung Asap

by -93 views
Gubernur Kalsel Saat memimpin Apel Siaga Karhutla / foto: humas kalsel

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor berharap, daerahnya tidak akan lagi dikepung kabut asap atau titik api.

Caranya, terus bergerak bersama melakukan pencegahan dan penanggulangan secara terpadu dengan bergotong royong.

Apalagi, jumlah personil yang turun untuk mencegah karhutla mencapai 1500 orang yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, relawan, dan yang lainya.

Hal tersebut disampaikan Gubernur yang akrab dosapa Paman Birin pada apel siaga darurat pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan provinsi Kalimantan Selatan 2019 di lapangan Setda Prov Kalsel, Banjarbaru, Selasa (30/7/2019).

”Kepada satuan tugas dan masyarakat Kalsel, saya mengimbau kalau ada ketemu api yang berpotensi menjadi kebakaran segera padamkan atau menghubungi pihak BPBD. Jangan biarkan kita dikepung asap tetapi sekarang kitalah yang mengepung asap,” uacapnya.

Baca Juga: Berjibaku Atasi Karhutla Di Banua, Padamkan Kebakaran Lahan Hingga Jam 10 Malam

Baca Juga: Pemprov Kalsel Rancang Grand Desain Pencegahan Karhutla

Paman Birin menyebut, semua pihak harus berperan aktif dalam mencegah hal-hal yang memicu timbulnya kebakaran hutan dan lahan, baik dengan cara penyuluhan, kampanye, sosialisasi, penegakkan hukum maupun cara lainnya yang dapat mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“Pengendalian kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab kita bersama, termasuk seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

“Oleh karena itu, upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan, tidak akan efektif dan tidak akan berhasil secara optimal, tanpa peran serta dan komitmen yang kuat dari semua pihak,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Paman Birin, adanya pasukan satgas gabungan ini, sebagai bentuk keseriusan, kesungguhan, dan sekaligus kesiapan Pemprov Kalsel untuk cepat tanggap dan bergerak cepat dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Kalsel.

”Keberadaan pasukan satgas gabungan ini, juga menyatukan kekuatan, memperkuat koordinasi, membangun komunikasi dan sinergi, agar peran dan fungsi kita masing-masing semakin optimal dalam pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Wahyuddin mengatakan, titik api pada saat ini terbanyak di daerah Tanah Laut.

Kemudian Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Banjar, dan Banjarbaru. Dikatakanya, terjadinya kebakaran hutan lahan sebagian besar dipicu kelalain manusia karena puntung rokok dan membakarnya.(syh/rr/bingkaibanua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *